Zikrul Maut Dan Amalannya

Bagi kamu yang hendak mengisi diri sebagai ikhtiar untuk mengawal diri,kewibawaan,di sayangi sahabat di segani lawan serta ketenangan batin dapat melihat keterangan amaliah amaliah yang di ijazahkan secara khusus mencakup :

1. Amaliah membuka mata batin
2.Doa Pedang
3. Doa isim khaidir
4. Doa Sandaran Alif
5. Amaliah Kaf 40
6. Khodam Diri

Dengan harapan di antara amaliah itu ada yang cocok dengan keperluan anda..mksh

Zikir dan hati

zikir maut1Rasulullah bersabda “ Sesungguhnya hati tersebut berkarat sebagaimana besi berkarat. Cara membersihkannya ialah dengan menilik Allah [dzikrullah]

“ Qalbu berkarat sebab dua hal yakni lalai dan dosa. Dan pembersihnyapun dengan dua hal yakni istighfar dan dzikrullah” [HR.Ibnu Ab’id dun ya Al-Baihaqi]

“[yaitu] Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan menilik Allah. Ingatlah melulu dengan dzikir hati menjadi tentram.” [Ar-Ra’d : 28]

“ Karena tersebut ingatlah kepadaKu, niscaya Aku bakal ingat kepadamu.. [Al-Baqarah : 152] “Maka bilamana kamu telah berlalu shalat, ingatlah Allah di masa-masa berdiri,duduk dan di kala berbaring.”[An-Nisa:103]

“Katakanlah olehmu,” Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kalian seru, Dia memiliki Al-Asmaul Husna (nama-nama yang terbaik).. [Al-Isra : 110]

Berbekallah guna hari yang telah pasti. Sesungguhnya kematian ialah muaranya manusia. Relakah dirimu menyertai segolongan orang.. Mereka membawa bekal sedang tanganmu hampa?

Zikir siir

Dzikir terbagi ke dalam dua macam: Dziikir hati dan dzikir lisan. Masing-masing dua-duanya mempunyai pijakan alasan dari Al-Quran dan Sunnah.

Berdzikir dengan lisan dapat dilakukan dengan mengeja huruf perhuruf secara lantang (bersuara). Karenanya,d zikir jenis ini tidak gampang untuk dipraktekkan dalam masing-masing saat.

Sebab pada saat mengerjakan jual beli di pasar dan yang semacamnya sama sekali bakal mengganggu seorang yang sedang berdzikir. Dengan demikian, otomatis lisannya bakal berhenti berdzikir.

Berbeda halnya dengan dzikir hati, yakni berdzikir dengan mengkonsentrasikan diri pada sebuah makna (di dalam hati) yang tidak tersusun dari susunan huruf dan suara.

Karenanya, seorang yang sedang berdzikir jenis ini tidak bakal terganggu oleh apa juga juga.

Dari ‘Âisyah r.a., beliau berbicara bahwa Nabi Saw. pernah bersabda, “Zikir (dengan tak bersuara) lebih unggul daripada dzikir (dengan bersuara) selisih tujuh puluh kali lipat.

Jika mendarat saatnya hari kiamat, maka Allah akan membalikkan semua perhitungan amal makhluk-makhluk-Nya cocok amalnya. Para malaikat pencatat amal datang dengan membawa tulisan-tulisan mereka.

Allah berbicara pada mereka, ‘Lihatlah apakah terdapat amalan yang masih tersisa pada hamba-Ku ini?’ Para malaikat tersebut menjawab, ‘Kami tidak meninggalkan tidak banyak pun amalan yang kami ketahui kecuali kami menulis dan menulisnya.’

Allah lalu berbicara lagi (pada hamba-Nya itu), ‘Kamu mempunyuai amal kebajikan yang melulu Aku yang mengetahuinya. Aku akan menjawab amal kebaikanmu itu. Kebaikanmu tersebut berupa zikir dengan sembunyi (tak bersuara).” (HR Al-Baihaqî).

Syaikh Abû Sa‘îd Al-Kharrâz berkata, “Jika Allah hendak menjadikan seorang hamba sebagai kekasih-Nya, maka Dia bakal membukakan pintu mengingat-Nya.

Jika hamba tersebut telah merasa kelezatan dalam mengingat-Nya, maka Dia bakal membukakan pintu keakrakaban-Nya kemudian diangkatlah hamba tersebut ke lokasi yang serba nikmat dan senang gembira.

Setelah itu, Dia bakal mendudukkan hamba itu di atas kursi tauhid. Kemudian disingkapkan tirai yang menutupi-Nya. Hamba tersebut lalu dimasukkan ke sebuah ruangan eksklusif tersendiri.

Di sanalah, ia akan dapat melihat kehormatan dan keagungan-Nya. Ketika pandangannya tertuju pada kehormatan dan keagungan-Nya, maka dia telah tidak merasa lagi sebagai makhluk.

Karena saat tersebut ia sudah menjadi masa yang fana. Lalu dia pun tidak jarang kali berada dalam lindungan-Nya dan merasa terbebas dari sekian banyak pengakuan-pengakuan dirinya.”

Amaliah zikrul maut

Tujuan dari amaliah ini ialah untuk menghidupkan pulang hati yang sudah mati,putus harapan dalam menjalani ujian kehidupan ini,tata metodenya sebagai berikut:

1.Tegakkan lidah hingga menyentuh langit langit mulut,baca dalam hati “Allah,Allah” sejumlah banyaknya..lakukan paling tidak 3 hari berturut turut setiap kamu sendirian.

2.Lalu lakukan shalat 5 masa-masa ( meski di paksakan )..tetap kerjakan zikir laksana di atas..jangan bebani shalat kamu dengan doa atau wirid wirid berat..lakukan paling tidak 7 hari.

3.Pada hari ke 8 tetap kerjakan zikir itu dan shalat,tambahkan menyimak bismillahirrahmaniirrahiim 786x masing-masing hari..lakukan sekitar 7 hari ..

4.Pada hari ke 15 tetap zikir dan baca setiap berakhir shalat 5 waktu..Laailahailaallah Allahumma rabbul izzati,Laailahailaallah Allahumma rabbul abadan .21x..lakukan 7 hari.

Setelah berlalu tahap ke empat insya Allah kamu akan mendapat semangat baru guna mejalani kehidupan dan siap untuk menuntaskan bagaimanapun beratnya masalah yang tengah kamu hadapi

Demikian yang dapat saya ucapkan semoga dapat bermanfaat untuk kita semua..amiin

wasalam

Fathul ahadi

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *