Khasiat Ayat 1000 Dinar

ayat seribu dinarilmu pelet dan pengasihan – Ayat 1000 Dinar dikenal sebagai amalan terkenal dalam masalah yang sehubungan dengan rezeki dan pun perlindungan diri.

Banyak orang melaksanakan ayat ini sebagai destinasi meminta untuk Allah SWT supaya dikaruniai rezeki yang berlimpah, fasilitas dan solusi setiap masalah yang dihadapi.

Agar tercapainya destinasi tersebut, mestilah dilaksanakan dengan niat yang tulus dan secara istiqamah.

“Sesiapa yang bertaqwa untuk Allah (dengan melaksanakan  suruhan-Nya dan meninggalkan larangan-Nya), niscaya bakal diberikannya kelapangan (jalan terbit dari segala perkara yang menyusahkannya).

Dan diberikanya rezeki yang tidak disangka-sangka. Dan (ingatlah), siapa yang bertawakal (berserah diri bulat-bulat) untuk Allah, maka dicukupkan baginya (keperluan untuk membantu dan menyelamatkannya).

Sesungguhnya Allah tetap mengerjakan segala yang di kehendaki-Nya. Allah telahpun menilai kadar dan masa untuk berlakunya tiap-tiap sesuatu. “
(Ayat 2 & 3 Surah At-Talaq)

Ada 2 kriteria utama dalam pelaksanaan doa ini yakni Taqwa dan Tawakal.tanpa kedua urusan tersebut maka doa ini tidak akan bermanfaat sebagaimana yang diharapkan.

Apa tersebut taqwa ?”

Taqwa / takwa dalam bahasa Arab berarti merawat diri dari siksaan Allah dengan mengekor segala perintah-Nya dan menjauhisegala larangan-Nya; tidak lumayan diartikan dengan fobia saja.

Adapun makna lain dari taqwa merupakan:
1. Melaksanakan segala perintah Allah
2. Menjauhkan diri dari segala yang dilarang Allah (haram)
3. Ridho (menerima dan ikhlas) dengan hukum-hukum dan peraturan Allah

Taqwa berasal dari kata waqa-yaqi-wiqayah yang dengan kata lain memelihara. “memelihara diri dalam menjalani hidup cocok tuntunan/petunjuk allah”

Apa tersebut tawakal.?
Tawakal (bahasa Arab: توكُل‎) atau tawakkul berarti mewakilkan atau menyerahkan. Dalam agama Islam, tawakal berarti berserah diri sepenuhnya untuk Allah dalam menghadapi atau menantikan hasil sebuah pekerjaan, atau menanti dampak dari sebuah keadaan.

Imam al-Ghazali merumuskan pengertian tawakkal sebagai berikut, “Tawakkal merupakan menyandarkan untuk Allah swt tatkala menghadapi sebuah kepentingan, bersandar kepadaNya dalam masa-masa kesukaran, teguh hati tatkala ditimpa bencana disertai jiwa yang tenang dan hati yang tenteram.

Berdasarkan keterangan dari Abu Zakaria Ansari, tawakkal merupakan “keteguhan hati dalam memberikan urusan untuk orang lain”. Sifat yang demikian tersebut terjadi setelah timbul rasa percaya untuk orang yang diserahi hal tadi.

Artinya, ia sungguh-sungguh mempunyai sifat amanah (tepercaya) terhadap apa yang dipercayakan dan ia dapat menyerahkan rasa aman terhadap orang yang menyerahkan amanat tersebut.

Tawakkal ialah suatu sikap mental seorang yang adalahhasil dari keyakinannya yang bulat untuk Allah, sebab di dalam tauhid ia diajari supaya meyakini bahwa melulu Allah yang membuat segala-galanya, pengetahuanNya Maha Luas,

Dia yang menguasai dan menata alam semesta ini. Keyakinan berikut yang mendorongnya untuk memberikan segala persoalannya untuk Allah. Hatinya tenang dan tenteram serta tidak terdapat rasa curiga, sebab Allah Maha Tahu dan Maha Bijaksana.

Sementara orang, terdapat yang salah paham dalam mengerjakan tawakkal. Dia enggan berjuang dan bekerja, tetapi melulu menunggu. Orang semacam ini memiliki pemikiran, tidak butuh belajar,

jika Allah menghendaki pandai pasti menjadi orang pandai. Atau tidak butuh bekerja, andai Allah menghendaki menjadi orang kaya pastilah kaya, dan seterusnya.

Semua tersebut sama saja dengan seorang yang sedang lapar perutnya, seklipun ada sekian banyak makanan, namun ia beranggapan bahwa andai Allah menghendaki ia kenyang, pastilah kenyang.

Jika pendapat ini di pegang teguh tentu akan menyengsarakan diri sendiri.

Menurut doktrin Islam, tawakkal itu ialah tumpuan terakhir dalam sebuah usaha atau perjuangan.

Jadi makna tawakkal yang sebetulnya — menurut doktrin Islam — merupakan menyerah diri untuk Allah swt setelah berjuang keras dalam berikhtiar dan bekerja cocok dengan keterampilan dalam mengekor sunnah Allah yang Dia tetapkan.

Misalnya, seseorang yang menempatkan sepeda di muka rumah, sesudah dikunci rapat, barulah ia bertawakkal.

Pada zaman Rasulullah saw terdapat seorang kawan yang meninggalkan untanya tanpa diikat lebih dahulu.

Ketika ditanya, kenapa tidak diikat, ia menjawab, “Saya sudah benar-benar bertawakkal untuk Allah”.

Nabi saw yang tidak membetulkan jawaban itu berkata, “Ikatlah dan setelah tersebut bolehlah anda bertawakkal.”

Beberapa keutamaan ayat 1000 dinar

Sesiapa melaksanakan ayat ini Insya’Allah akan:‎
1. Memperoleh kemurahan rezeki yang tidak disangka-sangka.‎
‎2. Mendapat solusi dari segala masalah dan kesulitan.‎
‎3. Mendapat perlindungan dari segala musibah dan bala bencana laksana peperangan, ‎kezaliman dan bencana alam.‎
‎4. Jika berperang Insya’Allah tidak bakal cedera atau binasa kecuali sudah sampai ajal.‎
‎5. Allah akan membayar segala hajat dan memberi fasilitas dalam masing-masing urusan.

Cara pengamalan ayat 1000 dinar

Waktu terbaik menyimak doa ini ialah setelah berlalu shalat 5 waktu sejumlah 3x..
Demikian yang bisa saya ucapkan semoga ini bias bermanfaat..wallahu a’lam

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *