Doa meminta keturunan

doa minta keturunanilmupeletdanpengasihan.com – Kehadiran sang buah hati dalam sebuah keluarga dapat diibaratkan seperti bintang di malam hari, yang adalah hiasan untuk langit. Demikian pula makna keberadaan seorang anak untuk pasutri, sebagai perhiasan dalam kehidupan dunia. Ini berarti, kehidupan keluarga tangga tanpa anak, bakal terasa hampa dan suram.

Ada tidak sedikit cara dan doa supaya cepat hamil, tetapi diantaranya yang telah tidak jarang kali berhasil kamu bernadzarlah, andai mendapat anak lelaki akan dinamai Muhammad, sungguh nadzar ini paling mujarab dan tidak jarang kali berhasil, sebab Rasul saw bersabda:

“Barangsiapa yg sulit memiliki keturunan, kemudian ia bernadzar memberi nama anaknya dengan namaku, maka ALlah akan menyerahkan keturunan padanya”

dijelaskan pada Sirah Hakabiyyah, bahwa periwayat hadits ini tergolong orang yg tak punya keturunan, ia mengupayakan resep nabawi tsb maka ia memiliki anak, ia namai Muhammad, kemudian ia nadzar lagi, maka ia mendapat putra lagi, sampai ia memiliki 7 anak putra mempunyai nama Muhammad

Namun yang sangat tepat menurut keterangan dari saya ialah mendawamkan do’anya Nabi Ibrahim dan Zakaria. Dimana kedua Nabi itu tak henti-hentinya berdo’a mengharap Rahmat Alloh SWT berupa karunia seorang anak.

Doa Meminta Keturunan

Doa-doa yang bisa dibaca guna mendapat anak yang saleh ada dalam Al-Quran, di antaranya sebagai berikut:

Rabbana hablana min azwajina wa zurriyatina qurrata a’yunin, waj’alna lil muttaqiina imaama.

Artinya: Ya Tuhan kami, anugerahkanlah untuk kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam untuk orang-orang yang bertakwa. (Al-Furqan: 74)
Doa Nabi Ibrahim a.s. saat belum punya anak:

Rabbi hablii min ash-shalihiin.

Artinya: Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang tergolong orang-orang yang saleh. (As-Shaffat: 100)

Istrinya, Sarah, ialah seorang yang mandul dan usianya telah lanjut. Berkat doa di atas, Nabi Ibrahim a.s. dianugerai Ismail a.s. (dari istrinya Hajar) dan Ishak a.s. (dari istrinya Sarah).
Di samping ber-do’a dengan doa diatas, usahakan diimbangi perbanyak ibadah sunat, terutama shalat malam menjelang subuh. Semoga Allah menganugerahi kita anak-anak yang saleh. Amin.

Tata Cara & Doa Sebelum Melakukan Hubungan Suami Istri sebagai doa guna mendapatkan keturunan :

1. Lakukan Shalat Hajat dua rakaat.
2. Membaca surat Al-Ikhlas
3. Membaca Laa ilaha Illallaah.
4. Membaca Bismillaahil ‘aliyyil ‘adzim Allaahummaj’alinuthfata dzurriyatan thayyibatan in kunta qadarta antakhruja dzalika min shulbi.
5. Membaca Allaahuma jannibnis syaithana wa jannibisyaithana ma razaqtana.
6. Saat hubungan telah mau menjangkau puncak (keluar sperma) segeralah menyimak doa Alhamdulillaahiladzi khalaqa minal mai basyaran faja’alahu nasaban wasuhran wakana robbuka qadiran. (Membacanya lumayan dengan dibisikan saja).
7. Pada saat mengerjakan hubungan intim, hindari arah kiblat & tutuplah badan dengan selimut.

Istighfar dan Doa Minta keturunan

Harits An-Nadhri berbicara kepada Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa): Aku tergolong Ahlul bait, mereka bakal merugi sebab aku tidak punya keturunan. Kemudian beliau berkata: “Bedoalah dalam suasana sujud:
Rabbi hablî mildunka waliyyâ. Rabbi lâ tadzurnî fardâ wa Anta khayrul wâritsîn.

Ya Rabbi, karuniakan padaku kekasih dan pembantu dari sisi-Mu. Ya Rabbi, tidak boleh biarkan aku sendirian tanpa keturunan, sementara Engkau sebaik-baik pemberi warisan.”

Lalu aku melakukannya sampai-sampai aku punya anak Ali dan Husein. (Al-Wasail 5: 106)

Dalam riwayat yang lain dilafalkan bahwa Harits bin Mughirah berbicara kepada Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa): Aku tergolong Ahlul bait, aku bakal rugi sebab aku tak punya anak. Maka beliau berkata: “Berdoalah untuk Allah swt dalam suasana sujud:
Rabbi hablî mildunka dzurriyatan thayyibah, innaka samî’ud du’â’. Rabbi lâ tadzurnî fardâ wa Anta khayrul wâritsîn.

Ya Rabbi, karuniakan padaku keturunan yang baik dari sisi-Mu, bahwasannya Maha Mendengar doa. Ya Rabbi, tidak boleh biarkan aku sendirian tanpa keturunan, sementara Engkau sebaik-baik pemberi warisan.”

Dan hendaknya doa ini dibaca dalam rakaat terakhir shalat Isya’. Kemudian kerjakan hubungan dengan isterimu pada malam itu.” Harits bin Mughirah berkata: aku melakukannya sampai-sampai dikaruniai anak Ali dan Hisein. (Mustadrak Al-Wasail 2: 616)

Akhirul kalam semoga sejumlah doa tersebut dapat menjadi wasilah bagi kamu yang sudah lama menginginkan buah hati yang bertaqwa dan menjadi penyejuk mata..

Sekian dulu dari saya,semoga ini dapat bermanfaat untuk kita semua.
Salah khilaf minta maaf

Wasalam

Fathul ahadi

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *