5 Jenis Minyak kuyang

5 jenis minyak kuyangIlmupeletdanpengasihan.com-Minyak kuyang merupakan sebuah minyak yang banyak di buru karena kekuatan magisnya yang tinggi,tidak saja untuk pelet namun juga pesugihan bahkan dalam beberapa kasus bisa di gunakan untuk penarikan uang gaib.

Hingga saat ini, asal minyak kuyang tidak diketahui asalnya, karena tiap wilayah di Kalimantan memiliki “produksi” sendiri. Yang terkenal adalah “produksi” dari pegunungan Kinabalu (pedalaman Kalimantan Utara, Malaysia Timur), walaupun terdapat juga di banyak wilayah Kalimantan Timur.

Minyak ini masih banyak diburu orang untuk berbagai keperluan. Karena termasuk ilmu hitam, minyak ini hanya beredar dikalangan tertentu saja.

Di tanah Kalimantan, minyak Kuyang atau kawiyang sangat terkenal, sampai-sampai banyak orang yang mencari benda langka ini. Selain sebagai pesugihan, minyak kuyang ini juga ditengarai dapat membuat pemiliknya awet muda dan beberapa khasiat keguanaan lainnya.

Minyak Kawiyang memiliki nama berbeda disetiap wilayah Kalimantan, ada yang menyebutnya minyak kuyang, ada juga yang menamainya sebagai minyak Sumbulik.

5 Jenis Minyak kuyang

Minyak Kuyang tersebut memiliki lima macam warna dan berbeda juga khasiatnya.

1.Minyak Kuyang pertama berwarna Hitam, khasiatnya untuk ilmu kebal, tahan terhadap tebasan benda tajam atau tertembak peluru musuh. Khasiat atau apuah lainnya, adalah pemiliknya dapat menghilang dengan cepat dan tanpa jejak.

2.Minyak Kuyang kedua berwarna Hijau, dengan khasiat dapat membuat dan mengirimkan ilmu santet, teluh, atau parangmaya kepada orang lain yang dikehendaki.Minyak berwarna hijau ini juga dapat dipakai sebagai minyak untuk awet muda.
Caranya, minyak tersebut dipoleskan di leher, kemudian leher yang telah dioles minyak kuyang ini akan terlepas dari raga pemiliknya dan terbang mencari korban untuk dihisap darahnya.

3.Minyak Kuyang ketiga berwarna merah, khasiat yang dimilikinya adalah untuk ilmu meringankan tubuh, dapat berlari cepat secepat kilat, dan dapat memanggil dan memerintahkan para jin untuk mengikuti perintah yang diberikan si empunya minyak kuyang merah ini.

4. Minyak Kuyang ke empat berwarna Kuning, khsiatnya untuk menundukkan hati para perempuan supaya dapat jatuh cinta dan mengikuti keinginan si pemilik minyak kuyang ini.

Caranya cukup dengan mengoleskan ke ujung jari, kemudian digosok-gosokkan ke telapak tangan, untuk selanjutnya dikenakan kepada wanita yang dimaksud.

5. Minyak Kuyang kelima berwarna Putih, khasiatnya sebagai pelarisan alias sebagai sarana untuk uang balik.

Caranya, uang yang hendak dibelanjakan terlebih dahulu dioleskan minyak tersebut. Ketika sudah dibelanjakan, secara gaib uang tersebut akan kembali lagi kepada pemiliknya. Agar mendapatkan uang yang banyak, biasanya uang yang telah dioleskan uang tersebut dibelanjakan untuk membeli emas. Uangnya kembali dan emasnya dapat dijual kembali.

Beberapa mitos tentang Minyak Kuyang

Ada banyak cerita tentang hantu kuyang sebagai pemilik resmi minyak ini,mungkin beda tempat akan beda pula pula pengalaman masyarakatnya tentang hantu kuyang ini,secara umum bisa di gambarkan atau di ceritakan sedikit sebagai berikut:

( kuyang batara /tidak melepas kepala ) Mereka adalah manusia biasa yang dalam kesehariannya tidak beda dengan masyarakat umum bergaul dan berbaur. Bedanya kalau hari telah malam. Mereka penganut aliran ini mulai melakukan aktifitasnya selaku hantu kuyang, yang oleh masyarakat tertentu juga disebut sebagai penanggalanan.

Kalau yang disebut “Hantu Orang,” mereka bisa menghilang atau terlihat sesuka hati mereka. Untuk tak terlihat jelas, mereka jika berjalan selalu berbalik rambut menutupi wajah. Kerjanya mencari orang yang hendak melahirkan.

Jika bertemu, maka orang tersebut akan dihisap darahnya sampai mati. Dan apabila ada orang yang mati beranak, secara umum masyarakat pasti menjaga kuburan orang yang meninggal. Karena apabila tak dijaga, maka kuburan itu bisa terbongkar dan mayatnya hilang atau raib entah dibawa kemana.

( kuyang biasa / melepas kepala ) kuyang jenis ini merupakan siluman berwujud kepala manusia dengan isi tubuh yang menempel tanpa kulit dan anggota badan yang dapat terbang untuk mencari darah bayi.

Makhluk ini dikenal masyarakat di kalimantan. Kuyang sebenarnya adalah manusia [wanita] yang menuntut ajaran ilmu hitam untuk mencapai kehidupan abadi.

Pada siang hari, seorang kuyang akan menempuh hidup sehari-hari sebagaimana orang biasa, namun biasanya ia mengenakan pakaian jubah. Pada malam hari kuyang akan terbang untuk mencari darah bayi atau darah persalinan untuk di hisap sebagai sarana menambah kekuatan ilmunya.

Orang yang melihat kuyang terbang biasanya melihatnya seperti burung besar, untuk menghadapinya korban perlu menggunakan sapu ijuk(sapu rumah) atau dengan memukul-mukul perabotan rumah tangga seperti panci atau penggorengan serta perabotan lain yang terbuat dari metal.

Mitos lain tentang Minyak Kuyang :

1. Sesaji

Menurut masyarakat, untuk memiliki minyak Kuyang ini harus memiliki persyaratan, salah satunya yaitu sesaji setiap tahunnya untuk minyak yang digunakannya. Minyak berwarna hitam harus disediakan darah ayam hitam dan nasi ketan, minyak berwarna merah dan hijau harus disediakan darah dari jari manis manusia dan air tebu merah, minyak berwarna putih dan kuning biasanya meminta serbuk emas sebagai sesajinya.

Minyak kuyang ini tidak boleh diletakkan sembarangan, ruangannya harus tidak ada cermin atau kaca. Minyak Kawiyang juga biasa ditempatkan pada sebuah guci kecil atau dinamakan cupu. Cupu yang digunakan harus berusia puluhan tahun atau biasa diistilahkan cupu retak seribu.

2. Gunung Kinabalu

Minyak Kawiyang ini dangat terkenal di wilayah Kalimantan dikarenakan kekuatannya untuk media ilmu hitam. Menurut masyarakat, tiap daerah di Kalimantan membuat minyak Kuyang tersendiri, namun yang terkenal yaitu minyak Kuyang atau Kawiyang yang berasal dari pegunungan Kinabalu, daerah pedalaman Kalimantan Utara.

4. Wanita

Minyak Kuyang ini banyak dipelajari oleh kaum wanita di daerah Kalimantan. Biasanya minyak Kuyang ini digunakan untuk ilmu hitam dan menyantet orang lain. Menurut masyarakat, ada ciri-ciri dari wanita yang melakukan ilmu hitam ini yaitu pada siang hari mereka melilitkan selendang di lehernya agar bekas olesan minyak kawiyang tersebut tidak terlihat oleh orang lain.

Namun dipercaya wanita yang memiliki minyak Kuyang ini sangat takut dengan bau bawang merah ataupun bawang putih. Sehingga sangat mudah untuk mengetahui seorang wanita mempunyai ilmu hitam tersebut atau tidak.

2. Empat Janda Cantik

Konon asal-usul minyak kawiyang ini berawal dari cerita tentang 4 orang janda yang cantik yang bernama Camariah, Dandaniah, Tambuniah, dan Uraniah. Mereka semakin tua malah semakin cantik, akan tetapi rumah tangga mereka tidak pernah langgeng. Setiap kali mereka dinikahi, tak berapa lama bercerai.

Ketika keempat janda tersebut akan meninggal, para mantan suaminya diberikan sebuah minyak sebagai kenang-kenangan dan dipercaya minyak tersebut memiliki khasiat tertentu.

Demikian sekelumit tentang minyak kuyang dan misterinya,,semoga ini bisa menambah wawasan kita.

Wasalam

Fathul ahadi

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *