25 khasiat dan keutamaan ayatul kursi dalam kehidupan.

ayat kursiilmupeletdanpengasihan.com – Ayat kursi ialah ayat yang sangat mulia dari semua ayat yang ada didalam Al-qur-an. Ayat kursi adalahayat ke-255 dari surat Al-Baqarah.

Pada ayat ini Allah berfirman, “Allah, tidak terdapat Tuhan (yang berhak guna disembah) tetapi Dia. Yang Maha Hidup, Yang Terus-menerus Mengurus (makhluk-makhlukNya), Tidak Mengantuk dan Tidak Tidur. Milik-Nya apa yang ada di awang dan di bumi. Tidak terdapat yang bisa memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia memahami apa yang terdapat di hadapan meraka dan apa yang dibelakang mereka, dan meraka tidak memahami sesuatu apapun mengenai ilmu-Nya tetapi apa yang Dia kehendaki.

Kursi-Nya mencakup langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat merawat keduanya, dan Dia Maha Tinggi Maha besar”.
Semua surat dalam al-Qur’an ialah surat yang agung dan mulia. Demikian pun seluruh ayat yang dikandungnya. Namun, Allah Subhanahu wa ta’ala dengan kehendak dan kebijaksanaanNya menjadikan beberapa surat dan ayat lebih agung dari beberapa yang lain.

Perlu dipisahkan di sini antara ayat yang sangat mulia dengan surat yang sangat mulia, bahwa keduanya tersebut berbeda. Yang mana ayat yang sangat mulia ialah ayat kursi, sementara surat yang sangat mulia ialah surat Al-Fatihah.

Hal ini merujuk pada hadist yang lain tentang surat yang sangat mulia di dalam Al-qur’an
Syaikh Umar Sulaiman Al Asyqar berkata, ”Yang sangat baik dipakai untuk melawan jin yang masuk ke dalam tubuh manusia ialah dzikrullah (dzikir untuk Allah) dan bacaan Al Qur`an.

Dan yang sangat besar dari itu merupakan bacaan ayat kursi, sebab sesungguhnya orang yang membacanya ketika mau istirahat maka bakal selalu dibentengi oleh penjaga dari Allah, dan ia tidak bakal didekati oleh setan hingga Subuh.

Ayat Kursi diturunkan pada sebuah malam sesudah Hijrah. Berdasarkan keterangan dari riwayat, saat ayat kursi diturunkan disertai dengan iringan beribu-ribu malaikat sebab kebesaran dan kemuliaannya. Dunia setan dan iblis menjadi gempar sebab adanya sesuatu yang menjadi perintang misinya.

25 KHASIAT DAN KEUTAMAAN AYAT KURSI

1.Sesiapa yang menyimak ayat Kursi dengan khusyuk masing-masing kali selepas sholat fardhu, masing-masing pagi dan petang, masing-masing kali terbit masuk lokasi tinggal atau berkeinginan musafir, insyaAllah bakal terpeliharalah dirinya dari godaan syaitan, durjana manusia, hewan buas yang bakal memudaratkan dirinya bahkan keluarga, anak-anak, harta bendanya pun akan terpelihara dengan izin Allah s.w.t.

2.Mengikut penjelasan dari buku “Asraarul Mufidah” sesiapa melaksanakan membacanya masing-masing hari sejumlah 18 kali maka bakal dibukakan dadanya dengan sekian banyak hikmah, dimurahkan rezekinya, ditingkatkan darjatnya dan diberikannya pengaruh sampai-sampai semua orang bakal menghormatinya serta terpelihara ia dari segala bencana dengan izin Allah.

3.Syeikh Abu Abbas terdapat menerangkan, siapa yang membacanya sejumlah 50 kali kemudian ditiupkannya pada air hujan lantas diminumnya, Insya-Allah, Allah bakal mencerdaskan akal fikirannya serta memudahkannya menerima ilmu pengetahuan.

4.Rasullullah s.a.w. bersabda bermaksud: “Sesiapa kembali ke rumahnya serta menyimak ayat Kursi, Allah hilangkan segala kefakiran di depan matanya.

5.Sabda baginda lagi; “Umatku yang menyimak ayat Kursi 12 kali pada pagi jumaat, lantas berwuduk dan sembahyang sunat dua rakaat, Allah memeliharanya daripada durjana syaitan dan durjana pembesar.”

6.Orang yang selalu menyimak ayat Kursi disukai dan dipelihara Allah sebagaimana DIA merawat Nabi Muhammad.
Mereka yang beramal dengan bacaan ayat Kursi bakal mendapat bantuan serta perlindungan Allah daripada gangguan serta agitasi syaitan.

7.Pengamal ayat Kursi juga, dengan izin Allah, bakal terhindar daripada pencerobohan pencuri. Ayat Kursi menjadi benteng yang powerful menyekat pencuri daripada menginjak rumah.

8.Mengamalkan bacaan ayat Kursi pun akan menyerahkan keselamatan saat dalam perjalanannya.

9.Ayat Kursi yang dibaca dengan sarat khusyuk, insya-Allah akan mengakibatkan syaitan dan jin terbakar.

10.Jika kamu berpindah ke lokasi tinggal baru maka pada malam kesatu kamu menduduki rumah tersebut usahakan kamu membaca ayat Kursi 100 kali, insya-Allah mudah-mudahan kamu sekeluarga terhindar daripada gangguan bermunculan dan batin.

11.Barang siapa menyimak ayat Al-Kursi bilamana berbaring di lokasi tidurnya, Allah mewakilkan 2 orang Malaikat memeliharanya sampai subuh.

12.Barang siapa menyimak ayat Al-Kursi di akhir masing-masing sembahyang Fardhu, ia bakal berada dalam lindungan Allah sampai sholat yang lain.

13.Barang siapa menyimak ayat Al-Kursi di akhir tiap sholat, tidak menegah bakal dia daripada masuk syurga kecuali maut, dan barang siapa membacanya ketika berkeinginan tidur, Allah merawat akan dia ke atas rumahnya, lokasi tinggal jirannya & berpengalaman rumah2 di sekitarnya.

14.Barang siapa menyimak ayat Al-Kursi diakhir tiap-tiap sholat Fardhu, Allah mengaruniakan dia hati-hati orang yang bersyukur perbuatan2 orang yang benar, pahala nabi2 pun Allah mencurahkan padanya rahmat.

15.Barang siapa menyimak ayat Al-Kursi sebelum terbit rumahnya, maka Allah mengutuskan 70,000 Malaikat kepadanya, mereka seluruh memohon keampunan dan mendoakan baginya.

16.Barang siapa menyimak ayat Al-Kursi di akhir sembahyang Allah azza wajalla bakal mengendalikan pemungutan rohnya dan ia ialah seperti orang yang berperang bareng nabi Allah sampai-sampai mati syahid.

17.Barang siapa yang menyimak ayat al-Kursi saat dalam kesempitan niscaya Allah berkenan memberi bantuan kepadanya Dari Abdullah bin ‘Amr r.a.

18.Sesiapa yang menyimak ayat Kursi dengan istikamah masing-masing kali berlalu sembahyang fardhu, masing-masing pagi dan petang, masing-masing kali masuk kerumah atau kepasar, masing-masing kali masuk ke lokasi tidur dan musafir,

insyaallah akan diselamatkan dari godaan syaitan dan durjana raja-raja (pemerintah) yang kejam, diamankan dari durjana manusia dan kejahatan hewan yang memudharatkan. Terpelihara dirinya dann keluarganya, anak-anak nya, hartanya, rumahnya dari kecurian, kebakaran dan kekaraman.

19.Terdapat penjelasan dalam kitab-kitab Asrarul Mufidah:Barang siapa mengamalkan menyimak ayat Kursi,setiap kali menyimak sebanyak 18 kali,insyaAllah dia bakal hidup berjiwa Tauhid,dibukakan dadanya dengan sekian banyak hikmat,dimudahkan rizkinya,dinaikkan martabatnya,diberikan kepadanya pengaruh sampai-sampai orang tidak jarang kali segan kepadanya,dipeliharakan dari segala bencana dengan izin Allah SWT.

20.Syekh Abul ‘Abbas Al-Bunni menerangkan:”Siapa menyimak ayat Kursi sejumlah hitungan kata-katanya,yaitu 50 kali,ditiupkan pada air hujan lantas diminumnya,maka insyaAllah,Allah SWT mencerdaskan akalnya dan memudahkannya faham pada ilmu yang dipelajarinya
(ada dalam buku Khazinatul Asrar).

21.Syekh Al-Bunni menerangkan:”Siapa yang menyimak ayat Kursi sejumlah hitungan hurufnya,yaitu 170 huruf,maka insyaAllah,Allah SWT akan menyerahkan pertolongan pada urusan dan membayar segala hajatnya dan melapangkan pikiran-pikirannya,diluaskan rizkinya,dihilangkan kedukaannya,dan diserahkan apa yang dituntutnya.
(ada dalam tafsir Al-Qudsi).

22.Barangsiapa menyimak ayat Kursi ketika berkeinginan tidur,maka Allah SWT mewakilkan untuk dua malaikat yang mengawal selama tidurnya hingga pagi.
Demikian sabda nabi Muhammad SAW dari Abi Qutadah.
Abdurrahman bin ‘Auf menerangkan:
Bahwa ia bilamana masuk kerumahnya,dibacanya ayat Kursi pada empat penjuru rumahnya dan menginginkan dengan tersebut menjadi penjaga dan pendinding syaitan.
(ada dalam tafsir Al-Qudsi).

23.Syaikhul Kabir Muhyiddin Ibnul Arabi menerangkan:
Bahwa siapa yang menyimak ayat Kursi sejumlah 1000 kali dalam sehari semalam lantas dawam (kontinyu) membacanya hingga 40 hari,maka demi Allah dan demi Rasulullah dan demi Al-Qur’an yang mulia,Allah bakal membukakan baginya pandangan rohani,dihasilkan yang dimaksud dan diberi pengaruh untuk manusia.
(ada dalam buku Khawasul Qur’an).

24.Bahwa siapa yang menyimak 4 ayat pada permulaan suratul Baqarah dan ayat Kursi,ditambah 2 ayat sesudah ayat Kursi kemudian diblokir dengan 3 ayat pada akhir suratul Baqarah,maka ia dan keluarganya tidak didekati syaitan,dan bila diucapkan pada orang gila,niscaya bakal sembuh dengan seizin Allah SWT.
(ada dalam buku itqan).

25.Siapa yang menyimak ayat Kursi secara kontinyu masing-masing kali berlalu sembahyang fardhu,setiap pagi dan petang,setiap kali masuk kerumah dan kepasar,setiap kali masuk ketempat istirahat dan pergi musafir,insyaAllah ia akan diselamatkan dari godaan syaitan dan durjana raja-raja kejam,diselamatkan dari durjana manusia dan kejahantan binatang2 yang memudharatkan.Terpelihara dirinya dan keluarganya,anak2nya,hartanya,rumahnya dari kecurian,kekaraman dan kebakaran.Didapatny keselamatan dan kesehatan jasmaninya dengan izin Allah SWT yg Hidup dan Berdiri Sendiri.

Keutamaannya antara lain:

[1] Menjadi di antara jalan mengarah ke surga
Ayat kursi menjadi di antara jalan mengarah ke surga dengan dibaca disetiap berlalu shalat fardhu, siapa yang mengawal bacaan ayat kursi sesudah shalat fardhu yang dibaca setelah menyimak dzikir yang diajarkan oleh Nabi, maka bakal dimudahkan jalannya mengarah ke surga.

[2] Sebagai pelindung dari gangguan setan
Dari Abu Hurairah ia berbicara Rasulullah shallallahu’alaihi wassalam mewakilkan aku (memberi amanah kepadaku) untuk mengawal zakat Ramadhan. Maka datanglah seseorang dan ia pun memungut segenggam makanan, maka aku menangkapnya dan kukatakan, “Aku bakal melaporkanmu untuk Rasulullah.”

Orang tersebut berkata, “Sungguh aku paling membutuhkannya, aku menanggung keluarga, dan aku dalam suasana yang paling membutuhkan.” Abu Hurairah berkata, “Maka aku juga melepaskannya.” Ketika pagi hari tiba, Nabi bertanya “Wahai Abu Hurairah! Apa yang diperbuat oleh tawananmu semalam?” Abu Hurairah menjawab: Saya katakan,”Wahai Rasulullah, dia mengeluhkan kebutuhannya dan family yang ditanggungnya, maka aku mengasihaninya dan aku melepaskannya.” Beliau bersabda “Ketahuilah, bahwasannya ia telah berbohong kepadamu dan sungguh ia bakal kembali lagi.”

Maka aku memahami (dengan yakin) bahwa dia tentu akan datang lagi menurut sabda Rasulullah,”sungguh ia bakal kembali lagi.” Maka aku juga mengawasinya, lantas ia mulai memungut segenggam makanan, kemudian aku menangkapnya dan kukatakan,”Sungguh aku bakal melaporkanmu untuk Rasulullah.” Orang tersebut pun menjawab, “Lepaskan aku! Sungguh aku paling membutuhkannya dan aku punya tanggungan keluarga. Aku tidak bakal kembali lagi.” Maka akupun mengasihaninya dan melepaskannya.”

Ketika pagi tiba, Rasulullah bertanya kepadaku,”Wahai Abu Hurairah! Apa yang telah dilaksanakan oleh tawananmu?” Aku menjawab, “Wahai Rasulullah! Ia mengeluhkan kebutuhannya yang paling dan family yang ditanggungnya, maka aku juga mengasihaninya dan melepaskannya.” Kemudian beliau bersabda,”Ketahuilah bahwasannya ia telah berbohong kepadamu dan ia bakal kembali lagi.”

Maka aku juga mengawasinya guna ketiga kalinya, ia juga mulai memungut segenggam makanan kemudian aku juga menangkapnya dan kukatakan,”Sungguh aku bakal melaporkanmu untuk Rasulullah dan yang ketiga kali berikut yang terakhir. Engkau menyatakan bahwa anda tidak bakal kembali lagi, tetapi anda kembali lagi.” Orang tersebut berkata,”Lepaskan aku! Aku bakal mengajarkan kepadamu sejumlah kalimat yang dengannya Allah bakal memberikan guna kepadamu.”

Aku berkata,”Apa itu?” orang tersebut berkata,”Apabila anda hendak berbaring di lokasi tidurmu maka bacalah ayat kursi yakni Allahu laa ilaaha illa huwal hayyul qayyum hingga akhir ayat. Sungguh anda senantiasa mendapat penjagaan dari Allah dan setan tidak bakal mendekatimu hingga pagi hari.” Maka aku juga melepaskannya. Ketika pagi hari, Rasulullah bertanya kepadaku, “Wahai Abu Hurairah apa yang telah dilaksanakan tawananmu semalam?”

Aku menjawab, “Wahai Rasulullah! Ia menyatakan bahwa ia mengajariku sejumlah kalimat yang dengannya Allah bakal memberikan guna kepadaku, maka aku juga melepaskannya.” Beliau bertanya,”Apa itu?” Aku berkata,”Ia berbicara kepadaku bilamana engkau berkeinginan berbaring di lokasi tidurmu maka bacalah ayat kursi yakni Allahu laa ilaaha illa huwal hayyul qayyum hingga akhir ayat.

Sungguh anda senantiasa mendapat penjagaan dari Allah dan setan tidak bakal mendekatimu hingga pagi hari.” Maka aku juga melepaskannya. Maka Nabi bersabda, “Ketahuilah! Sesungguhnya ia ia telah berbicara jujur kepadamu namun ia ialah pendusta. Tahukah anda siapa orang yang anda ajak bicara sekitar tiga hari tersebut wahai Abu Hurairah?” Abu Hurairah menjawab, “Tidak.” Beliau menjawab, “Itu ialah syaitan.”

Apa hikmah yang mengakibatkan ayat kursi menjadi ayat yang sangat mulia dikomparasikan dari ayat-ayat lainnya didalam Al-qur’an? Jawabannya ialah bahwa ayat kursi ialah ayat yang paling tidak sedikit menyebut sifat-sifat ALLAH subhanallahu wa ta’ala. Sifat yang dinamakan didalamnya ialah sifat-sifat yang Maha besar, mempunyai ketinggian, kesempurnaan serta sifat-sifat itu dapat menyerahkan pelajaran besar untuk diri kita.

Dalam urusan ini bukan berarti ayat-ayat yang beda tidak mulia, tetapi ayat kursi ialah ayat yang sangat mulia diantara ayat-ayat mulia lainnya.

Sifat-sifat yang terdapat dalam ayat kursi ini ialah sifat ALLAH. ALLAH ialah salah satu dari nama-nama ALLAH subhanallahu wa ta’ala yang banyak, yang menunjukan ketinggian, kemulian, dan keagungan-Nya, dari masing-masing nama-nama ALLAH tersebut berisi sifat masing-masing.

Nama-nama ALLAH subhanallahu wa ta’ala tersebut ada tiga jenis, yang kesatu ialah nama-nama ALLAH yang diturunkan untuk umat manusia. Yang kedua ialah nama-nama yang melulu diajarkan untuk sebagian makhluk saja, dalam urusan ini yang dimaksud ialah para malaikat. Yang ketiga ialah nama-nama ALLAH subhanallahu wa ta’ala yang tidak diajarkan untuk siapapun,

hanya ALLAH subhanallahu wa ta’ala yang mengetahuinya. Sehingga 99 nama ALLAH subhanallahu wa ta’ala yang ada dalam asmaul husna ialah sebagian kecil saja dari nama-nama ALLAH yang ada.
Waallahu a’lamu bishowab.

Sekian dulu dari saya,semoga ini dapat bermanfaat untuk kita semua.

WASALAM

FATHUL AHADI

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *